Kunci Sukses Usaha Maksimal

Kunci adalah alat terpenting untuk membua pintu yang tertutup. Untuk membuka pintu yang bernama usaha maksimal, kitapun memutuhkan kunci yang tepat. Menurut saya, kunci tersebut ada dua yaitu; 1. Ridha dan ikhlas, 2. Mengikuti hati nurani.

Ridha dan ikhlas. Ridha adalah kemamuan menerima segala kehendak Tuhan dengan perasaan senang atau bahagia. Sementara ikhlas adalah kemampuan untuk melakukan segala sesuatu dengan rela  tanpa mengharap pamrih apapun selain Ridha-Nya.

Dengan keridhaan dan keikhlasan, kita akan mampu memaksimalkan potensi fisik dan pikiran. Oleh karena itu, Sebelum memulai suatu usaha, kita harus membekali diri dengan keduanya. Kekuatan ridha membuat kita siap jika sewaktu-waktu hasil dari usaha kita tidak sesuai harapan meskipun kita merasa telah berusaha maksimal. Sementara, kekuatan ikhlas mampu membuat kita senang dalam berusaha, dan kita menyadari bahwa bekerja merupakan bagian dari ibadah, dan salah satu cara maraih ridha Ilahi.

Kombinasi kemampuan untuk memberi segala potensi diri  dengan sukarela serta kemampuan menerima takdir atas hasil usaha, akan membentuk karakter kita menjadi manusia tangguh dan senantiasa berusaha maksimal. Manusia seperti ini memiliki kepercayaan penuh bahwa tugasnya adalah berusaha dengan maksimal, sedang hasilnya mutlak terserah Tuhan.

Mengikuti hati Nurani. Hati nurani merupakan nilai-nilai ilahi yang terdapat dalam diri setiap insani. Kebenaran dari hati nurani tak perlu diragukan lagi karena nilai-nilai Ilahi takkan pernah salah. Bila diikuti, hati nurani akan memandu kita untuk berbuat benar dan menghindari perbuatan menyimpang. Hati nurani selalu membimbing kita agar tidak tersesat. Hati nurani adalah cahaya yang menerangi jalan kita.

Sebelum memutuskan untuk melakukan suatu usaha, dengarkan dulu bisikan hati nurani. Apabila usaha tersebut bertentangan dengan hati nurani takkan membuahhkan ketenangan. Kalaupun tetap dipaksakan, hasilnya takkan pernah maksimal. Sebab pikiran yang di hantui rasa bersalah takkan pernah bisa borkosentrasi pada usaha yang dilakkannya.

Sebaliknya, bila usaha yang akan kita lakukan sejalan dengan hati nurani, kita tak perlu ragu untuk melakukannya meskipun dalam penilaian khalayak umum usaha tersebut tidak lazim atau bertentangan dengan kebiasaan. Kita harus waspada, apa yang benar menurut manusia, belum tentu benar di mata Tuhan. Satu-satunya tolak ukur yang dapat digunkan untuk menilai suatu usaha hanyalah hati nurani.

Tentang imamnurkholik

Hidup dengan menulis dan berharap membawa perubahan yang positif
Pos ini dipublikasikan di Motivasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s